PROFIL DESA
A.    Kondisi Desa
          Desa Mamampang merupakan Desa yang sangat Strategis, kurang lebih 7 Km arah selatan dari Ibu Kota Kabupaten Bantaeng dan berbatasan langsung dengan Ibu Kota Kecamatan Eremerasa (Desa Ulugalung). Dengan letak yang strategis itu banyak potensi yang bisa dikembangkan dan digali lebih maksimal lagi oleh Desa Mamampang untuk kesejahteraan masyarakat. Sebagian besar wilayah Desa Mamampang adalah lahan persawahan dan Perkebunan yang artinya Desa Mamampang menjadi salah satu wilayah produktif pengasil padi dan Jagung di wilayah Kabupaten Bantaeng. Peningkatan IPTEK disegala aspek Perekonomian, Kebudayaan dan Pendidikan menjadi salah satu visi dan misi yang harus dicapai sehingga terbuka lapangan pekerjaan yang cukup, SDM yang handal yang akan memaksimalkan potensi yang ada agar tercipta masyarakat yang siap dalam menghadapi era globalisasi di kemudian hari.
          Luas wilayah Desa Mamampang adalah 375 Ha (3,75 km2) yang terdiri dari 40% berupa pemukiman, 25% berupa daratan yang digunakan untuk lahan pertanian (persawahan dan perkebunan). Sebagaimana wilayah tropis, Desa Mamampang mengalami musim kemarau dan musim penghujan dalam tiap tahunnya. Rata-rata perbandingan musim penghujan lebih besar daripada musim kemarau, hal itu disebabkan karena wilayah yang masih hijau dengan vegetasi serta relatif dekat dengan wilayah Hutan Lindung .
B.     Sejarah
            Menurut bukti-bukti dan kesaksian beberapa tokoh msyarakat Desa Mamampang bahwa sejarah terjadinya atau terbentuknya suatu wilayah menjadi satu Desa disebabkan beberapa Fase diantaranya:
            Mamampang merupakan suatu wilayah yang secara Historis tidak terlepas dari sejarah terbentuknya butta toa Bantaeng, dimana mamampang merupakan salah satu kare dari tujuh kare yang ada dibantaeng, dalam pengertiannya KARE adalah BATARA GURU atau lebih dikenalnya sebagai Tokoh Penyelamat dimana kare mamampang pada masanya mampu menciptakan kehidupan masyarakat yg sejahtera dan damai secara merata dimana kare Mamampang mendorong pengembangan serta peningkatan disektor pertanian (persawahan dan perkebunan), disektor tradisi kebudayaan Gotong royong, dan disektor pemberdayan sumber daya manusia secara berkesinambungan.
          Desa Mamampang adalah salah satu Desa yang terletak dikecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng dengan jarak sekitar Tujuh kilo meter dari ibu kota kabupaten bantaeng dan berbatasan langsung dengan ibu kota kecamatan (Desa Ulugalung).
          Desa Mamampang merupakan salah satu Desa hasil pemekaran dari Desa Ulugalung yang pada awalnya mamampang merupakan dua Dusun yang Jumlah penduduknya cukup Banyak (Dusun Arakeke dan Bonto Sapiri), seiring dengan perkembangan waktu, jumlah penduduk serta kebutuhan akan pelayanan semakain besar maka dua dusun tersebut memperjuangkan untuk pembentukan Desa melalui pemekaran Desa.
          Pada tahun 1998 Desa mamampang diresmikan sebagai Desa Depenitif oleh Bupati Bantaeng (Drs.H Asikin Sholtan,M.Si).  setelah Desa Mamampang diresmikan dan ditetapakan sebagai Desa  yang dijabat langsung oleh Bapak Syamsuddin sebagai pejabat sementara untuk mengembangkan, mengelolah serta membangun SDM dan SDAnya  dan pada tahun 2000 Desa Mamampang sebagai Desa persiapan dibentuklah pembagian dua wilayah strategis yakni Dusun Bonto Sapiri dan Dusun Arakeke.
          Pada tahun 2004 masyarakat Desa Mamampang menggelar pesta Demokrasi pertama (PILDES) dan dari hasil PILDES tersebut terpilihlah BAPAK SYAMSUDDIN sebagai kepala Desa pertama  diDesa Mamampang kemudian pemerintahan beliau dilanjutkan sampai periode kedua yaitu pada tahun( 2008-2012).

          Pada tahun 2012 kembali dilaksanakan Pildes ketiga dan dari hasil tersebut terpilihlah Bapak SULKIFLI sebagai kepala Desa yang kedua sekaligus penambahan dua dusun sehingga menjadi empat dusun (Dusun Arakeke, Ulugalung, Mamampang dan Bonto Sapiri). Dari perjalanan kepemimpinan Pak Syamsuddin dan Pak Sulkifli telah banyak pembangunan yang dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat baik disektor infrastruktur, Pemberdayaan maupun disektor lainnya. tetapi karena perkembangan waktu, luas wilayah, jumlah penduduk, dukungan potensi, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat, masih banyak program pembangunan yang harus dilaksanakan kedepannya. Sehingga perlu penyusunan RPJMDes dan RKPdes sebagai Kitab  Desa Mamampang sebagai pedoman penyelenggaraan Pembangunan Desa secara Efesien dan Terarah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar